Desain Kamar Tidur Minimalis Nuansa Jepang

Kali ini tim Desain Arsitek Jogja memposting mengenai desain interior kamar tidur minimalis nuansa Jepang. Kamar tidur ini adalah kamar tidur utama dengan luas ruang 3,5 m x 3,5 m. Area kamar tidur ini terdiri dari bed set, side table, wardrobe (lemari baju), dan meja rias.

Bed set kami desain dengan gaya khas jepang dengan ukuran matrass 160 cm x 200 cm. Bedset kami desain dengan dilengkapi headboard (sandaran kepala) dengan bentuk simpel dan sederhana. Bed set kami desain dilengkapi dengan side table (meja) yang bisa difungsikan sebagai tempat menyimpan buku.

Berikut desain kamar tidur minimalis nuansa jepang karya tim desain arsitek jogja :

Desain-Kamar-Tidur-Minimalis-Nuansa-Jepang-2

Desain-Kamar-Tidur-Minimalis-Nuansa-Jepang-3

Desain-Kamar-Tidur-Minimalis-Nuansa-Jepang-4

Untuk wardrobe (lemari pakaian), kami desain dengan desain simpel, sederhana dan minimalis. Wardrobe kami desain dengan pintu sliding (geser) seperti layaknya pintu khas jepang. Ornamen garis-garis kami desain untuk memberi aksen pada pintu geser almari ini.

Pada meja rias, kami desain dengan sistem gantung dengan bentuk yang simpel, sederhana, dan minimalis. Sebagai pelengkap, kami desain sebuah poof untuk tempat duduk. Selain itu, pada meja rias ini terdapat sebuah cermin bevel yang kami dengan dengan sistem menempel pada dinding kamar.

Untuk bahan dari desain kamar tidur minimalis nuansa jepang ini kami desain menggunakan bahan kayu jati Belanda. Kayu jati Belanda ini sebenarnya merupakan bahan limbah peti kemas. Sering disebut juga kayu Madura, karena banyak dijual oleh orang Madura. Kayu ini dinamai kayu Jati Belanda sebenarnya bukan karena asalnya dari Belanda. Pohon Jati tidak akan tumbuh di Negara subtropik seperti Belanda. Mungkin disebut demikian karena kayu ini adalah kayu bekas peti-peti pengemas barang impor yang sebagian besar diangkut kapal laut yang kebanyakan dari Negara Eropa.

Yang disebut Jati Belanda / Jati Londo ini berasal dari kayu Kiefer / Oak / Pine. Daya tariknya yang utama ada pada harganya yang relatif murah. bahannya enteng, warnanya kuning muda, seratnya menimbulkan kesan unik tersendiri , terletak pada alur urat dan mata kayunya. Kekurangannya dari kayu jati Belanda ini adalah kayu tidak bisa rata 100%.

Demikian postingan kali ini dari tim Desain Arsitek Jogja, semoga postingan mengenai Desain Kamar Tidur Minimalis Nuansa Jepang ini dapat menginspirasi Anda dalam mendesain ruang tidur idaman Anda. Terimakasih. Salam.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *