Mengenal Foyer, Area Multi Fungsi Dalam Rumah

Foyer, mungkin sebagian dari anda masih asing mendengar istilah ini. Istilah Foyer ini berasal dari bahasa Perancis. Arti Foyer biasanya mengacu pada lobby atau hall dalam sebuah gedung pertunjukan (teater). Hal ini lambat laun kemudian diaplikasikan kedalam area rumah sehingga dalam rumah terdapat sebuah area ‘lobby’ atau ‘hall’.

Foyer memang sangat jarang diaplikasikan ke dalam budaya kita, karena memang foyer ini berkembang di negara barat. Di sana, foyer berfungsi sebagai ruang untuk meletakkan mantel, topi, sepatu bot, serta payung milik tamu. Maklum, di tengah cuaca dingin, untuk keluar rumah orang sana memang membutuh perangkat banyak seperti mantel, boot, maupun payung. Benda-benda tersebut biasanya disimpan di foyer pemilik rumah, sambil sang tamu bertamu di rumah.

Namun, seiring dengan perkembangan desain rumah, fungsi foyer tak hanya terbatas sebagai ruang penyimpanan. Di rumah-rumah saat ini, foyer lebih banyak berfungsi sebagai berikut :

Foyer sebagai ruang peralihan
Di beberapa rumah, ruang tamu sudah mulai dihilangkan. Fungsinya dapat digantikan oleh ruang keluarga, karena tamu yang datang pun biasanya adalah teman dekat atau keluarga si pemilik rumah. Begitu datang, mereka langsung dipersilakan menuju ruang keluarga. Nah, foyer akan berfungsi sebagai ruang transisi dari luar ruang ke ruang keluarga yang suasananya sangat berbeda.

Foyer sebagai penjaga privasi
Sebagai ruang perantara, foyer akan membatasi pandangan orang ke dalam rumah. Isi rumah tidak langsung terlihat oleh orang yang lewat di depan rumah saat pintu terpentang lebar, atau bahkan oleh orang yang bertamu di foyer. Dengan begitu, penghuni akan lebih nyaman melakukan aktivitasnya di dalam rumah.

Foyer sebagai ruang penerima tamu
Jika di rumah modern, tamu-tamu yang sudah akrab dengan penghuni langsung diterima di ruang keluarga, lantas di mana tempat tamu yang hanya berkunjung singkat dapat diterima? Foyer dapat memenuhi kebutuhan ini. Tamu yang berkunjung dalam waktu yang sangat singkat dapat diterima di sini, misalnya pengantar barang. Ini sebabnya, saat ini, satu atau dua buah kursi mungil dapat juga diletakkan di foyer.

Ada beberapa alasan yang mendasari para pemilik rumah menambahkan foyer sebagai bagian dari rumah. Foyer ini bisa berfungsi seperti ruang tunggu pada praktek dokter sebelum pasien memasuki ruang periksa atau seperti lobi hotel. Dari sini dapat disimpulkan bahwa rumah yang memiliki foyer sebagian besar hanya rumah-rumah yang luas. Untuk rumah yang cukup minimalis, foyer mungkin bukan merupakan kebutuhan karena fungsinya dapat digantikan oleh teras rumah atau oleh ruang tamu utama.

Dan seiring dengan perkembangan zaman, foyer saat ini lebih menitik beratkan pada nilai estetika untuk menambah prestise dari sang pemilik rumah. Pada momen-momen tertentu, foyer juga dapat berfungsi sebagai ruang tamu utama ketika sang pemilik rumah sedang kebanjiran tamu seperti pada saat lebaran.

Oleh karena itu, penataan foyer perlu direncanakan sejak awal agar dapat berfungsi secara maksimal dan memenuhi kebutuhan sang pemilik rumah.

Sumber : dari berbagai sumber.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *