Mengenal Tokoh : Richard Meier

Kesan pertama ketika melihat karya-karya Richard Meier ini adalah sebuah karya arsitektur yang clean, putih, garis-garis dan cermat.  Ada sesuatu yang khas dari Meier yaitu nuansa garis dan kotak-kotak yang bersih putih pada lapisan dindingnya. Kemudian permainan cahaya juga menjadi komponen yag sangat diperhatikan. Bentukan cahaya alami menembus diatas celah-celah dinding, kolom, ataupun bukaan-bukaan. Sebuah penyelesain yang apik  dengan mengintegrasikan kekuatan alam pada bangunan.

Lalu, siapakah Richard Meyer itu?  Dia seorang arsitek kelahiran New Jersey pada lahir pada 12 Oktober 1934. Dia membuka Biro Arsitek sendiri saat umur 29 tahun, setelah sebelumnya dia bekerja pada orang lain.

Meier pernah bekerja untuk Skidmore, Owings and Merrill pada tahun 1959, kemudian untuk Marcel Breuer selama tiga tahun. Pada tahun 1972, ia diidentifikasi sebagai salah satu dari The New York Five. Pada awal karirnya, Meier bekerja dengan artis seperti pelukis Frank Stella dan struktur yang disukainya adalah putih dan geometris.

Mengenal-Tokoh-Richard-Meier-3

Meskipun Meier adalah seorang arsitek yang telah diakui selama bertahun-tahun, desain dari Pusat Getty, kompleks museum besar di Los Angeles, California, yang dibuka pada tahun 1997, melambungkan popularitasnya ke publik. Beberapa komisi penting yang lain termasuk museum seperti High Museum of Art di Atlanta, Georgia (1983), Barcelona Museum of Contemporary Art di Spanyol (1995), dan Paley Center for Media di Beverly Hills, California (1996); balai kota di Den Haag, Belanda (1995) dan Balai Kota San Jose (2007); dan bangunan komersial termasuk rekonstruksi City Tower di Praha, Republik Ceko (2008).

Saat ini, Richard Meier & Partners Architects memiliki kantor di New York dan Los Angeles dengan proyek-proyek saat ini mulai dari China dan Tel Aviv ke Paris dan Hamburg.

Banyak pekerjaan Meier yang dibangun diinspirasi dari karya arsitek dari awal hingga pertengahan abad 20, terutama dari Le Corbusier , khususnya fase awal Le Corbusier. Meier telah membangun lebih menggunakan ide-ide Corbusier dari siapa pun. Meier memperluas banyak ide jelas dalam karya Le Corbusier, terutama Villa Savoye dan Swiss Pavilion.

Karyanya juga mencerminkan pengaruh dari arsitek lain seperti Mies Van der Rohe, Frank Lloyd Wright dan Luis Barragan. Dia memilih warna putih karena warna putih tersebut telah digunakan dalam banyak bangunan landmark arsitektur sepanjang sejarah, termasuk katedral dan desa-desa putih dicuci dari wilayah Mediterania, di Spanyol, Italia selatan dan Yunani.
Mengenal-Tokoh-Richard-Meier-2

Telah banyak karya-karya yang diciptakan oleh Richard Meyer. Penghargaan Karya-karya Richard Meier meliputi perumahan dan rumah tinggal. Beberapa karya Richard Meier yang terkenal antara lain High Museum di Atlanta, Frankfurt Museum for Decorative Arts di Jerman, Canal+ Television Headwuarters di Paris, Hartford Seminary di connecticut, The Atheneun di New Harmony-Indiana, dan the Bronx Development Center di New York. Dan hebatnya, semua karya di atas telah menerima National Honor Awards dari American Institute of Architects (AIA).

Dalam mendesain, Richard Meier dengan teliti memanfaat tiga hal yang menjadi konsep dalam desainnya yaitu : Cahaya, Warna, dan lokasi (tapak).  Dan jika anda mencermati setiap karya karya Meier, seperti yang telah saya sebutkan diatas; permainan cahaya yang terencana, warna dominan putih yang bersih dan keselarasan terhadap lokasi bisa kita temukan. Dan secara konsisten, Ricard menjalankan prinsipnya dalam menciptakaan karya arsitektur yang berkualitas, seperti yang pernah dia ucapkan : “arsitektur dapat digunakan dalam rentang waktu yang lama, yang menua secara alami, original, berkesinambungan, dan mudah digunakan”.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *