Tentang RAB (Rencana Anggaran Biaya)

Mungkin dari pembaca website Desain Arsitek Jogja ini masih awam dengan RAB. RAB atau Rencana Anggaran Biaya adalah suatu perhitungan perkiraan jumlah anggaran biaya yang nantinya diperlukan untuk membuat suatu bangunan maupun interior mulai dari perencanaan, pembangunan, dan sampai pemeliharaan.

RAB atau Rencana Anggaran Biaya ini biasanya digunakan pada dunia proyek konstruksi seperti konsultan perencana, kontraktor, dan konsultan pengawas dalam merencanakan, mengendalikan, dan mengontrol semua biaya yang akan dikeluarkan untuk melaksanakan setiap item pekerjaan bangunan ataupun interior.

Hasil output dari perhitungan RAB ini adalah berupa nilai total suatu proyek. Di RAB juga akan tertulis berapa nilai dari biaya desain, biaya pelaksanaan, biaya pengawasan, biaya pemeliharaan, dan biaya-biaya lainnya.

Berikut ini hal-hal yang berkaitan dengan RAB.

Data untuk menghitung RAB
– Gambar bangunan atau interior yang menjelaskan bentuk, ukuran dan spesifikasi material yang digunakan
– Data harga bahan material dan upah tenaga kerja pada lokasi dan waktu pembangunan berlangsung
– Koefisien analisa harga satuan bangunan
– Volume atau quantity pekerjaan
Disamping itu, dalam menghitung RAB ini seringkali digunakan berbagai macam singkatan, satuan, dan kode yang masing-masing mempunyai arti tersendiri. Contohnya dalam menyebut satuan meter persegi maka kita gunakan simbol m2, dalam menulis satuan kilo gram maka akan digunakan singkatan kg.

Fungsi RAB
– Sebagai pedoman untuk melakukan perjanjian kontrak kerja konstruksi
– Untuk menghitung perkiraan kebutuhan material pada suatu pekerjaan bangunan
– Memperkirakan kebutuhan jumlah tenaga dan lama pengerjaan
– Sebagai alat ukur dalam memantau penghematan kegiatan pelaksanaan pembangunan
– Mengukur harga suatu bangunan sehingga dapat dijadikan kesepakatan harga dalam melakukan transaksi jual beli properti
– Menentukan harga jual rumah di perumahan
– Menghitung pajak PPN bangunan, yaitu 10% dari RAB
– Mencari tahu perkiraan keuntungan yang didapat kontraktor ketika memborong suatu pekerjaan bangunan

Pada kontraktor BUMN atau swasta skala besar, perlu menyediakan personil khusus yang bertugas menghitung dan memantau RAB, jabatan khusus bertugas menghitung volume bangunan disebut Quantity Surveyor, dan bagian yang bertugas menghitung RAB dan memantau penggunaan biaya proyek disebut Pengendali Biaya atau Cost Control.

Demikian uraian singkat dari tim Desain Arsitek Jogja tentang mengenal RAB (Rencana Anggaran Biaya). Semoga bermanfaat. Salam. (dari berbagai sumber)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *